Desktop Environment Pada Debian
Desktop environment
adalah tampilan grafis antarmuka pengguna (Graphical User Interface (GUI)) yang
didesain untuk mempermudah user dalam mengakses dan menggunakan (konfigurasi
dan modifikasi) fitur-fitur dalam sebuah paket sistem operasi. Akan tetapi hal ini
(penggunaan GUI) bukan berarti user dapat mengakses semua fitur dalam sebuah
sistem operasi dimana penggunaan baris perintah (command line) masih harus
digunakan ketika user ingin mengakses secara mutlak sebuah sistem operasi (full
access).
Desktop environtment
terdiri dari icons, windows, toolbar, folders, wallpapers, shortcut, dan
desktop widgets.
Desktop environtment
juga memiliki akses drag and drop dan fungsi lainnya yang membuat sebuah
desktop environment menjadi lebih interaktif.
Kali ini akan dijelaskan mengenai beberapa desktop environtment yang digunakan linux :
Kali ini akan dijelaskan mengenai beberapa desktop environtment yang digunakan linux :
1. GNOME
Proyek GNOME adalah sebuah proyek yang tujuan awalnya
untuk menciptakan suatu desktop environment komputer yang mudah digunakan, dari
software yang dianggap free menurut Free Software Foundation. Saat ini GNOME merupakan sebuah
lingkungan Desktop yang paling banyak digunakan oleh pengguna Linux.
Banyak
software diciptakan di bawah bendera proyek GNOME, dan sebagian di antaranya
dikeluarkan sebagai The GNOME Desktop.
Desktop ini kemudian digabungkan dengan software lain (seperti kernel) untuk
menciptakan sebuah sistem yang lengkap, seperti distribusi GNU/Linux atau Solaris dari Sun-Microsystems.
GNOME
adalah desktop resmi dari GNOME Project dan
pengucapan yang benar adalah /gəˈnəʊm/. Nama ini diciptakan sebagai akronim
dari GNU Network Object Model Environment, tapi penggunaan
nama tersebut sekarang dianggap kuno.
System Requirement :
* 300 MHz x86
processor
* 64 MB of system memory (RAM)
* At least 4 GB of disk space (for full installation and swap space)
* VGA graphics card capable of 640×480 resolution
* CD-ROM drive or network card
* 64 MB of system memory (RAM)
* At least 4 GB of disk space (for full installation and swap space)
* VGA graphics card capable of 640×480 resolution
* CD-ROM drive or network card
Spesifikasi minimun :
* 1.2 GHz x86 processor
* 384 MB of system memory (RAM)
* Supported graphics card (see DesktopEffects)
* 1.2 GHz x86 processor
* 384 MB of system memory (RAM)
* Supported graphics card (see DesktopEffects)
Persyaratan yg
dianjurkan (efek grafik minimal) :
* 700 MHz x86
processor
* 384 MB of system memory (RAM)
* 8 GB of disk space
* Graphics card capable of 1024×768 resolution
* Sound card
* A network or Internet connection
* 384 MB of system memory (RAM)
* 8 GB of disk space
* Graphics card capable of 1024×768 resolution
* Sound card
* A network or Internet connection
Note: All 64-bit
(x86-64) PCs should be able to run Ubuntu. Use the 64-bit installation CD for a
64-bit-optimised installation
screenshot
GNOME :
2. KDE
KDE (K Desktop
Environment) adalah lingkungan desktop (desktop environment) dan platform
pengembangan aplikasi yang dibangun dengan toolkit Qt dari Trolltech. KDE dapat
ditemui pada berbagai sistem Unix, termasuk Linux, BSD, dan Solaris. KDE juga
tersedia untuk Mac OS X dengan bantuan lapisan X11 dan untuk Microsoft Windows
dengan bantuan Cygwin.
Keunggulan utama KDE
adalah kemudahan pemakaian, fleksibilitas, portabitilis, dan kekayaan fitur.
KDE dikembangkan sejalan dengan KDevelop, paket pengembangan perangkat lunak,
dan KOffice, paket aplikasi office.
Huruf “K” mulanya
adalah untuk “Kool”, tetapi selanjutnya diganti menjadi “K” saja, yang berarti
“Aksara pertama sebelum ‘L’ (untuk Linux) dalam alfabet Latin.”
Bisa
dibilang penggunaan KDE untuk desktop environment itu dibilang berat untuk
spesifikasi hardware yang rendah, setidaknya perlu spesifikasi tinggi agar
didapatkan efek grafis yang maksimal :)
Screenshot
KDE :
3. Xfce
Xfce merupakan
perangkat lunak bebas desktop untuk Unix dan platform mirip Unix lainnya,
seperti Linux, Solaris dan BSD. Tujuannya: cepat, ringan, menarik secara visual
dan mudah digunakan.
Versi saat ini, 4.4,
bersifat modular dan dapat digunakan lagi. Ia terdiri dari komponen-komponen
yang terpisah yang secara bersama menyediakan fungsi desktop sepenuhnya, namun
komponen-komponen tersebut juga dapat dipilih dalam subset untuk membuat lingkungan
kerja yang disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Xfce terutama digunakan
karena kemampuannya untuk menjalankan desktop modern pada perangkat keras yang
relatif sederhana.
Xfce berbasis
perangkat bantu GTK+ 2 (sama seperti GNOME). Ia menggunakan window manager
Xfwm, yang dijelaskan di bawah ini. Konfigurasinya sepenuhnya digerakkan
melalui tetikus (mouse), dan file-file konfigurasi disembunyikan dari pengguna
biasa.
Xfce mula-mula mirip
dengan CDE yang komersial, tetapi dengan pengembangan setiap versi barunya
menjadi semakin berbeda.
Spesifikasi minimun :
# 256 MiB of system memory (RAM)
# 2 GB of disk space
# Graphics card and monitor capable of 800×600 resolution
# 256 MiB of system memory (RAM)
# 2 GB of disk space
# Graphics card and monitor capable of 800×600 resolution
Screenshot
Xfce :
4. LXDE
LXDE, Lightweight X11
Desktop Environment, adalah sebuah lingkungan desktop yang ringan dan cepat.
LXDE dirancang agar ramah bagi pengguna dan desainnya ramping, ini untu menjaga
agar penggunaan sumber daya tetap rendah. LXDE menggunakan RAM dan CPU
berkemampuan rendah namun tetap kaya fitur sistem operasi. Karena penggunaan
sumber daya yang rendah inilah yang membuat LXDE hemat energi. Kami tidak
mengintegrasikan setiap komponen LXDE sepenuhnya. Sebaliknya, kami mencoba
membuat agar semua komponen bebas, sehingga setiap komponen daapt digunakan
secara bebas dengan sedikit ketergantungan. Hal ini membuat porting LXDE ke
distribusi Linux dan sistem Unix yang berbeda lebih mudah.
Screenshot LXDE :
Window Manager
1. Openbox
Openbox adalah window manager, bukan lingkungan desktop. Openbox hanya bertanggung jawab untuk menjaga jendela Anda terbuka pada layar Anda - tidak ada yang lain. Itu berarti menginstal Openbox tidak akan memberikan Anda akses menu yang mudah untuk pilihan wallpaper, taskbar atau sistem panel, atau sebagian besar dari mereka doo-ayah lainnya. Memang, bagaimanapun, memberikan kerangka untuk memasukkan program lain yang melakukan hal-hal - dan biasanya dengan tingkat yang lebih besar kebebasan lebih gaya dan antarmuka.
Openbox dapat digunakan sendiri, tanpa lingkungan desktop, atau dapat digunakan untuk menggantikan window manager di lingkungan desktop yang lengkap. Apapun yang diterima.
Referensi :
Cukup Sekian mohon maaf bila ada kelasalahan semoga bermanfaat dan Terima Kasih





Komentar
Posting Komentar